Melewati Masa Gelap 


semua orang siapapun itu pernah melewati dan merasakan masa-masa dimana mereka merasakan kegelapan yang tidak terduga. dari masa-masa yang dirasakan itu mereka mencoba berjuang, survival dan bertahan hidup melewati masa-maa gelap. Aku tahu hidup itu memiliki rotasi yang berat sekali, ibarat aku melihat berjalan di gunung itu sangat mudah namun ternyata rotasi nya sangat berat, namun selalu aku yakini bahwa aku bisa melewatinya dengan langkah kecilku yang aku rasa lemah tapi sebenarnya sangat kuat seperti yang tidak aku duga. 

percayakah kau dengan quotes 'Sehabis hujan terbitlah pelangi' ? yes i believe with that quotes, kau tahu ? dibalik banyak nya moment sedihmu, moment sakit mu, moment pedih mu, aku selalu yakin Tuhan memberikan hadiah yang terbaik dan indah untuk hamba-hamba nya yang selalu berusaha dan berdoa, dan juga hamba nya yang jarang mengeluh, dan juga pantang menyerah dan terkadang selalu meyakinkan diri akan rasa sayang nya tuhan lewat hadiah-hadiah nya yang diberikan. 

aku pernah nyaris menyerah saat melewati masa-masa gelapku, aku seperti tidak diizinkan menapaki indah nya dunia, merasakan segala nikmat dan kebahagiaan, seolah-olah aku adalah pecundang yang harus selalu bersembunyi di dalam ruangan dan terus menangis dan mengeluh, dan aku menjadikan air mata ku bukan sebagai obat penguat dan aku jadikan air mata ku sebagai hal untuk menyerah. 

setelah itu, aku merasa aku seperti monochrome, hanya berwarna hitam dan putih saja seolah-olah aku tidak diizinkan menciptakan suatu warna untuk kehidupan ku sendiri. hati kecilku sangat memberontak untuk aku keluar dari zona nyamanku, dan keluar dari masa-masa gelapku untuk menemui cahaya di luar sana yang sudah menungguku untuk keluar dan menciptakan moment terbaik didalam hidup ini. 

dan akhirnya hati kecilku berkehendak ~ dan aku kuatkan tekad dan langkah ku untuk keluar dari zona nyaman ku, melewati masa-masa gelapku melawan segala rasa takut,panik dan cemas dan aku gantikan dengan keberanian bahwa aku bisa melewati badai kehidupan ini. 

pada saat itu aku sedang dalam posisi berjuang demi pemulihan kesehatan mentalku (Anxiety,Bipolar dan Panic disorder) aku mengerti saat di diagnosa pertama kali membuatku ingin menangis dan aku merasakan duniaku seperti berhenti 180 derajat. aku merasakan hidupku seperti direnggut, dan aku hidup dalam bayangan yang tidak aku ingin untuk aku rasakan, seolah-olah setiap hari aku selalu hidup dalam mimpi buruk yang sangat tidak aku inginkan untuk terjadi

seolah-olah hidupku seperti menjadi 'Monster' yang selalu dikejar-kejar oleh pemburu monster dan mengurung mereka kembali di suatu tempat. namun aku mematahkan stigma itu, dan mulai keluar dari 'Rumah' zona nyaman ku dan aku menyatakan 'berdamai' dengan diriku sendiri dan masa laluku. aku berjanji tidak akan pernah menyakiti diriku sendiri, dan membebaskan hal-hal yang aku rasa membuatku sakit.

aku adalah si gadis kuat yang dilahirkan untuk berjuang dan terbang bagaikan burung mengarungi dunia dan menikmati nikmat-nikmat Tuhan yang aku rasakan. aku berjuang kembali mencapai dan menggapai mimpi-mimpi yang aku rencanakan untuk terwujud, passion dan cita-cita yang sudah aku inginkan akan aku capai di kemudian hari, melewati lika-liku, proses dan perihnya belajar demi masa depan yang aku inginkan bahwa masa depan itu akan cerah.

aku tidak takut untuk belajar dari kesalahan ku, aku sudah mencintai dan menyayangi diriku sendiri, aku izinkan diriku untuk berkembang dengan baik dan bebas, aku izinkan senyumku untuk berkembang dengan ikhlas dan baik, aku izinkan diriku sendiri menciptakan kebahagiaan sendiri, dan aku tutup kupingku dari perkataan negatif orang-orang yang kurang suka denganku, aku tidak memaksa ornag untuk senang ataupun benci denganku, namun aku menghargai orang-orang yang tulus dengan ku dan juga saling support dengan mereka 


Comments